TANJUNG, kontrasx.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Peduli Hukum dan Keadilan menyambangi SMAN 1 Tanta.
Ketua LBH Peduli Hukum dan Keadilan, M Irana Yudiartika menyampaikan tujuan mereka menyambangi SMAN 1 Tanta adalah memberi Sosialisasi terkait proses-proses hukum maupun tindakan hukum.
“Tujuan utama kita adalah ingin mengenalkan hukum pada siswa supaya mengenal lebih jauh aturan-aturan hukum sehingga nanti bisa menghindari dan menjauhi hal-hal yang berakibat hukum terhadap suatu tindakan” jelasnya pada kontrasx.com, Rabu (23/7) disela acara.
Irana menyatakan kegiatan sosialisasi ini sudah rutin pihaknya gelar setiap bulan.
“Ini kegiatan rutin LBH Peduli Hukum dan Keadilan di wilayah Tabalong dan Balangan setiap bulan. Sudah berjalan 3 bulan dan 5 sekolah yang dikunjungi” bebernya.
Ia pun berharap kegiatan sosialisasi hukum ini juga dilakukan oleh aparat penegak hukum seperti Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri.
“Kawan-kawan APH bisa juga berupaya mensosialisasikannya sehingga aturan hukum membudaya di masyarakat mulai dari lingkungan sekolah” katanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Tanta, Eko Prayitno menyambut positif langkah yang dilakukan LBH Peduli Hukum dan Keadilan.
“Kami senang sekolah ini jadi salah satu tujuan kedatangan kawan-kawan LBH. Masalah hukum penting diketahui terutama yang bersentuhan dengan anak-anak” ujarnya.
Eko menilai sosialisasi ini bisa memberi pencerahan bagaimana nanti pihaknya membuat suatu aturan atau kebijakan yang sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
“Kami juga berharap para siswa tersadarkan terhadap nilai-nilai hukum yang sementara ini terbatas pada teori yang diberikan guru. Sosialisasi dari LBH ini memberi wacana tersendiri bagi mereka tentang hukum yang langsung dari praktisinya, lebih tercerahkan” ungkapnya.
“Kegiatan ini juga bersinergi dengan kurikulum deep learning atau pembelajaran mendalam” timpalnya.
Ia menyebutkan kegiatan ini diikuti siswa dari kelas X hingga Xll.
“Siswa yang ikut berjumlah 130 an, tidak semuanya ikut karena ada yang menghadiri undangan acara di Kecamatan dan Depag” tukasnya.
Saat kegiatan berlangsung, siswa yang menjadi peserta pun antusias mengikuti rangkaian acara, apalagi saat diberi hadiah bagi yang bisa menjawab pertanyaan. (Boel)






























































