TANJUNG, kontrasx.com – Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani meluncurkan inovasi Pesta Bersinar, Selasa (16/9).
Pesta Bersinar atau pedoman teknis revitalisasi pasar bersih, sehat, indah, nyaman, aman dan berkah ini merupakan inovasi dari Dinas Koperasi UMK Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Tabalong.
H Fani sapaan akrabnya menyampaikan pasar rakyat saat ini menghadapi tantangan besar dari gempuran pasar modern dan platform digital.
“Tantangan ini hanya bisa dijawab dengan revitalisasi pasar, penguatan manajemen, dan transformasi digital” ucapnya di hotel Aston Tanjung.
Ia menuturkan inovasi tidak akan berhasil tanpa adanya sumber daya manusia (SDM) yang memadai.
“Maka itu bimtek menjadi langkah strategis untuk membangun pemahaman, komitmen, dan kapasitas para pengelola pasar dalam mewujudkan transformasi tersebut” tuturnya.
“Melalui bimtek kali ini, kita akan menyiapkan fondasi kuat agar pasar rakyat Tabalong mampu bersaing dengan pasar modern dan digital, tanpa kehilangan jati diri dan nilai keberkahannya” timpalnya.
Ia pun berpesan kepada para peserta bimtek untuk mengikuti kegiatan dengan serius.
“Jadilah agen perubahan yang mampu mengubah wajah pasar tradisional menjadi pasar rakyat modern, digital, berdaya saing, namun tetap religius dan penuh keberkahan” ucap H Fani.
Sementara, Kabid Pengembangan dan Pengendalian Sarana Perdagangan DKUPP Tabalong, Eko Fiftadi menyampaikan inovasi yang dikembangkannya selaras dengan standar nasional Indonesia (SNI).
“Harapannya pasar-pasar kita dapat berstandar Bersinar dan SNI sehingga kita mendapatkan pasar yang berkualitas, mampu berdaya saing dengan pasar modern serta perkembangan digital” ujarnya.
Eko menyebut saat ini pasar Kapar menjadi model penerapan Pasar Bersinar.
“Ini kita terapkan di pasar Kapar, secara perencanaan sudah merujuk sebagai pasar Bersinar” sebutnya.
Ia mengatakan kedepannya pihaknya juga akan mengembangkan pasar rakyat lainnya menjadi Pasar Bersinar.
“Kami merencanakan merevitalisasi terhadap 28 pasar (binaan dinas), ditargetkan tiap tahun itu ada 4 pasar yang direvitalisasi” katanya.
“Revitalisasi tadi tentunya mengarah ke Pasar Bersinar. Selain infrastruktur, manajemen dan pengelolaan kita juga mengedepankan tranformasi digital” pungkasnya. (Can)






























































