TANJUNG, kontrasx.com – Dipangkasnya Dana Transfer ke Kabupaten Tabalong dengan nominal mencapai Rp 1 Triliun untuk tahun 2026, berbagai program kegiatan yang direncanakan akan di Rasionalisasi.
Lantas, bagaimana dengan Program Prioritas Pemda Tabalong yang merupakan Visi-Misi Bupati?
Menanggapi hal tersebut, Kepala BPKAD Tabalong Husin Ansari angkat bicara.
Husin mengatakan program prioritas Pemerintah Daerah akan tetap dipertahankan.
“Tetap dipertahankan dari total sisa anggaran yang ada. Kita tetap alokasikan untuk program prioritas Bupati” ungkapnya pada kontrasx.com, kemarin.
Meskipun demikian ia tak menutup kemungkinan akan ada penurunan dari rencana awal.
“Mungkin saja ada penurunan. Tadi targetnya besar, ada kemungkinan sedikit penurunan” ujarnya.
Ia pun mengaku pihaknya sudah melakukan kalkulasi terhadap seluruh kegiatan OPD.
“Kami sudah melakukan kalkulasi, akan ada pemangkasan dikisaran angka 30 persen untuk belanja diluar budget pegawai” bebernya.
Husin pun berharap dengan adanya Rasionalisasi ini beberapa program yang tidak prioritas akan dilakukan efisiensi.
“Misalnya kedepan tidak lagi menganggarkan ATK, belanja-belanja lain yang sifatnya seremonial akan dikurangi” tukasnya.
Dirinya pun mengaku belum mengetahui apakah kebijakan Pusat ini hanya berlaku di tahun 2026 saja atau untuk jangka panjang.
“Belum tahu lagi, kebijakan pusat, yang jelas untuk tahun 2026 dilakukan pengurangan” pungkasnya. (Boel)






























































