TANJUNG, kontrasx.com – Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani secara resmi membuka Program Operasi Katarak di halaman Puskesmas Mabu’un, Senin (13/10).
Program yang digagas perusahaan tambang batubara terbesar di Tabalong itu menyentuh ratusan pasien yang di dominasi lansia.
Bupati Tabalong, H Fani menyampaikan program operasi katarak ini merupakan bentuk kolaborasi konkret antara pemerintah dan sektor swasta dalam mewujudkan program prioritas Tabalong Smart.
“Program ini sangat sejalan dengan arah kebijakan pembangunan kesehatan daerah, Tabalong Pasti Sehat” ucapnya.
Ia menjelaskan program ini bertujuan untuk memastikan tidak ada lagi warga Tabalong yang kesulitan mengakses layanan kesehatan hanya karena faktor ekonomi.
“Operasi katarak bukan sekadar tindakan medis, tetapi merupakan gerakan kemanusiaan memulihkan penglihatan berarti juga mengembalikan kemandirian dan produktivitas masyarakat” jelasnya.
Terkait program operasi katarak ini, salah satu contoh nyata komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial (CSR) di bidang kesehatan.
“Selama lebih dari dua dekade, program ini telah membantu ribuan mata untuk kembali melihat dengan jelas, sebuah capaian yang luar biasa dan patut kita apresiasi” ujar H Fani.
Sementara, Plt Kepala Dinas Kesehatan Tabalong, H Husin Ansari menerangka target sasaran dalam kegiatan ini sebanyak 169 orang dari jumlah penderita katarak berjumlah 301 orang.
“Ini dilaksanakan di tiga lokasi yaitu puskesmas Mabuun ada 69 orang, puskesmas Muara Uya 50 orang dan puskesmas Muara Harus 50 orang” terangnya.
Dikesempatan sama, External Relations Division Head PT Adaro Indonesia, Rinaldo Kurniawan menyebut program ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Sejak 2003 Adaro bersama mitra telah melaksanakan lebih dari 7.000 operasi katarak, dengan rata-rata 320 mata per tahun” sebutnya.
Rinaldo mengatakan di tahun 2025 pihaknya menargetkan 480 operasi katarak di enam kabupaten wilayah operasional perusahaan termasuk di Tabalong.
“Di Kabupaten Tabalong sendiri, kami menargetkan 169 operasi katarak selama periode 13 hingga 19 Oktober 2025″ katanya. (Can)






























































