TANJUNG, kontrasx.com – Bentuk komitmen dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta mencegah dan menurunkan prevalensi stunting, Pemkab Tabalong menggelar Lomba Balita Sehat Sejahtera Tingkat Kabupaten tahun 2025.
Bupati Tabalong, HM Noor Rifani menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemda menyiapkan SDM unggul.
“1000 hari pertama balita harus benar-benar dijaga, mulai dari kandungan, melahirkan hingga berusia dua tahun” ujarnya, Kamis (13/11) di aula Dandung Suckhrowardi.
Menurutnya Pemda sudah mempersiapkan SDM masyarakat untuk melahirkan generasi Tabalong unggul.
“Kita jaga kesehatan anak, mulai dari Posyandu, Puskesmas hingga Rumah Sakit. Pendidikannya juga dari SD, SMP hingga Kuliah diberi beasiswa supaya nanti jadi anak yang unggul” katanya.
H Fani juga meminta orang tua untuk menjadi teladan dilingkungan tempat tinggalnya.
Ia pun berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan kembali tahun depan.
Sementara itu, Sekretaris Dinkes Tabalong, Akhmad Baihaki mengatakan kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada para orang tua, khususnya ayah dan ibu yang berperan aktif dalam pemantauan tumbuh kembang anak sejak masa kehamilan.
“Termasuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pemberian ASI eksklusif, imunisasi lengkap, serta pola asuh yang baik dan penuh kasih, keaktifan hadir di Posyandu” ujarnya saat menyampaikan sambutan Kepala Dinkes.
Baihaki menerangkan lomba ini diikuti Balita sehat beserta orang tua dari perwakilan Puskesmas se-Tabalong.
Adapun aspek penilaian mencakup pemantauan sejak masa kehamilan dan keterlibatan ayah dalam mendukung kesehatan ibu dan janin,
pemberian ASI eksklusif, pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang bergizi, seimbang dan aman sesuai usia anak, status Imunisasi, stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) yang rutin dilakukan, pertumbuhan gigi anak, penerapan prinsip Asah, Asih, dan Asuh serta pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai alat pencatatan, komunikasi, dan pemantauan tumbuh kembang secara berkelanjutan.
“Dewan jurinya dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia dan Persatuan Ahli Gizi Indonesia cabang Tabalong, Tim Penggerak PKK Kabupaten, Dinkes dan Psikolog” imbuhnya.
Lewat kegiatan ini Ia pun berharap seluruh keluarga di Tabalong semakin sadar dan peduli terhadap tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan serta terjalin sinergi antara masyarakat, tenaga kesehatan dan pemerintah dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta mencegah stunting.
“Setiap orang tua dapat menjadi teladan dalam pola asuh yang penuh cinta, mendidik akhlak, serta membangun generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing” sambungnya.
“Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi generasi penerus. Mari kita jadikan rumah sebagai tempat yang sehat, aman, nyaman, madrasah ilmu pertama anak dan menyenangkan bagi anak-anak kita” pungkasnya.
Balita peserta lomba yang jadi pemenang juga diberi hadiah berupa sepeda mini dan uang tunai. (Boel)






























































