TANJUNG, kontrasx.com – Banjir mulai merendam sejumlah wilayah Tengah di Tabalong.
Wilayah yang terdampak ini merupakan “langganan” apabila debit sungai Tabalong naik.
Seperti di perbatasan Agung-Hikun sejumlah rumah terdampak luapan sungai Tabalong, tak hanya rumah jalan protokol tepatnya di Bantangis RT 06 Agung hingga simpang 3 pangkalan, Hikun juga terendam mengakibatkan akses jalan terganggu.
Pengguna jalan yang melintaspun harus berhati-hati dan bergantian untuk melewati genangan di jalan tersebut yang ketinggiannya selutut kaki orang dewasa.
Bukan hanya menganggu lalulintas, luapan sungai Tabalong juga menganggu aktifitas perekonomian warga.
Seperti warga RT 3 Hikun, Anoy saat ini tak bisa membuka usaha bengkelnya lantaran halaman terendam genangan air.
“Iya kebanjiran juga dihalaman bengkel semata kaki, jadi tidak buka hari ini” ujarnya.
Anoy menyebut meski dibengkel terendam namun rumahnya masih aman dari banjir.
“Cuma dibengkel pelatarannya saja calap, kalau dirumah masih aman” sebutnya.
Ia mengatakan banjir di kawasan tempat tinggalnya ini sejak subuh tadi.
“Mulai subuh tadi naik tapi belum dalam seperti sekarang, ini makin tinggi namun naiknya perlahan” katanya.
Sementara, tokoh masyarakat Agung RT 06, Ahmad menyatakan diwilayahnya banyak warga yang terdampak.
“Terdampak banjir ada 50 KK sampai saat ini” ujarnya.
Ahmad mengatakan ada rumah warga yang terendam hingga setengah meter didalam rumah.
“Karena mereka berdiam dibantaran sungai di dataran rendah” katanya.
Ia menambahkan untuk warganya yang berada di bantaran sungai pun dievakuasi.
“Iya sudah dievakuasi ke tempat lebih aman, mudah-mudahan ada bantuan dari pemerintah” tandasnya. (Can)






























































