TANJUNG, kontrasx.com – Tak ada keinginan masyarakat Desa Dambung Raya Kecamatan Bintang Ara untuk melepas diri dari “pangkuan” Bumi Saraba Kawa.
Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Dambung Raya, Diki Asdie.
“Warga desa maupun tokoh masyarakat tidak ada keluhan ataupun keinginan untuk masuk (bergabung) dengan Bartim. Masyarakat cenderung ikut Tabalong” bebernya pada kontrasx.com, Senin (23/2) siang di aula Dandung Suckhrowardi.
Diki menegaskan, isu-isu yang beredar di media sosial bukan dari warganya.
“Isu-isu seperti itu dari pihak lain, dari masyarakat tidak ada statemen-statemen (seperti itu). Itu dari luar” tandasnya.
“Masyarakat, termasuk pemerintahan desa tetap menghendaki bergabung dengan Tabalong” tandasnya.
Dirinya pun menilai banyak hasil pembangunan yang sudah warga Dambung Raya rasakan.
“Seperti yang disampaikan Bupati, pelayanan publik sudah masuk, pelayanan dasar ada. Infrastruktur jalan sudah masyarakat rasakan. Bagi saya sudah cukup memuaskan. Meski kami berada di daerah terujung Pemkab tidak lepas tangan, pembangunan tetap dilaksanakan” tuturnya.
Bahkan, pria berusia 34 tahun ini menyatakan listrik dari PLN sudah masuk ke desa sekitar satu tahun lalu.
“Kalau listrik sudah menyala sekitar satu tahun lalu. Saat ini sedang pengerjaan di dusun Misim, 2026 ini listrik akan menyala di Misim” pungkasnya. (Boel)






























































