TANJUNG, kontrasx.com – Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani mengingatkan calon jamaah haji (CJH) agar mempersiapkan rohani dan jasmani sebelum beribadah ke tanah suci.
Hal tersebut ia sampaikan saat menutup kegiatan Manasik Haji di Islamic Center, Maburai, Senin (30/3).
“Kegiatan ini merupakan cara kita membimbing calon jamaah, karena ibadah haji perlu persiapan baik rohani maupun jasmani” ujarnya.
H Fani menyatakan persiapan dari sisi rohani meliputi mengikuti bimbingan seperti Manasik Haji.
“Tadi sudah dilatih oleh para ustad dan pembimbing yang bersertifikasi supaya tahu tata cara bagaimana beribadah haji” ucapnya.
Tak hanya rohani, persiapan jasmani juga diperlukan bagi calon jamaah haji.
“Ibadah haji memerlukan kemampuan fisik dan jasmani yang sehat, oleh karena itu mari belajar olahraga” bebernya.
Ia pun berharap saat melaksanakan ibadah haji para jamaah bisa menjaga kesehatan, kekompakan dan kebersamaan.
“Tentunya juga ikuti arahan petugas selama ditanah suci supaya ibadah berjalan lancar. Mudah-mudahan seluruh calon jamaah haji diberi kemudahan, kelancaran, keselamatan dalam menjalankan ibadah dan jadi haji mabrur” harap H Fani.
Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tabalong, H. Nabhan Fansuri menerangkan ada ratusan calon jamaah haji untuk tahun 2026.
“Ada 610 orang itu sudah masuk dalam usulan, paling muda berusia 19 tahun laki-laki dan paling tua perempuan berusia 83 tahun” terangnya.
Nabhan mengatakan calon jamaah haji direncanakan akan dibagi 2 kloter keberangkatan.
“Kloter pertama BDJ 03 itu seluruhnya jamaah kita (Tabalong) sebanyak 355 orang dan sisanya BDJ 19 gabung dengan kabupaten lain” katanya.
“Jadwal terupdate untuk kloter BDJ 03 itu akan masuk asrama haji di tanggal 26 April 2026, sedangkan BDJ 19 itu pada 19 Mei 2026” jelasnya.
Dalam penutupan manasik haji tersebut, H Fani menyerahkan kain batik khas Tabalong untuk para jamaah. (Can)






























































