TANJUNG, kontrasx.com – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tabalong, AKBP. H Tukiman, mengingatkan bahaya narkoba jenis baru (NPS) yang semakin marak serta bahaya vape/pod yang mulai meresahkan kalangan anak muda.
Hal tersebut ditegaskannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Diseminasi Informasi Anti NAPZA tingkat Kabupaten Tabalong tahun 2026 yang diselenggarakan Dinkes, Senin (20/4) di Gedung Balai Informasi.
Tukiman menyampaikan materi terkait Kebijakan dan Strategi Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.
Ia mengingatkan kondisi Indonesia yang masih darurat narkoba dan fokus aksi BNN periode 2024–2026.
“Narkoba jenis baru (NPS) semakin marak serta bahaya vape/pod yang mulai meresahkan kalangan anak muda” katanya.
Menurutnya Kondisi geografis Kabupaten Tabalong yang berbatasan dengan Kaltim maupun Kalteng memerlukan perhatian khusus terhadap peredaran narkotika.
“Kerentanan anak-anak dan remaja yang sudah mulai terpapar narkoba sehingga diperlukan assessment terpadu dan penanganan yang cepat” tandasnya.
Tukiman mengatakan pentingnya rehabilitasi sebagai upaya penyembuhan pecandu dengan pendekatan kemanusiaan, bukan semata-mata hukuman.
“Tanggung jawab pemberantasan narkoba bukan hanya tugas BNN dan Dinas Kesehatan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat” timpalnya.
Ia menjelaskan kebijakan dan strategi P4GN sebagai upaya menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba dan melindungi masyarakat serta memberantas peredaran gelap narkotika guna mewujudkan indonesia bersinar .
Upaya tersebut tidak bisa di lakukan sendiri oleh BNN, namun melibatkan instansi pemerintah , swasta dan seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kesadaran dalam P4GN” ujarnya.
“Penanganan narkoba bukan sekedar hukuman pidana ,tetapi bagi korban dan pecandu menjalani rehabilitasi baik medis dan sosial untuk sembuh dan kembali di masyarakat” sambungnya.
Selain BNN, materi juga disampaikan oleh Kejaksaan Negeri Tabalong dan RSUD HBK, kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara BNN Kabupaten Tabalong dengan Dinas Kesehatan dalam mewujudkan Kabupaten Tabalong yang bersih dari narkoba.
Kegiatan diikuti sekitar 50 orang peserta terdiri dari tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan mahasiswa dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA serta mendorong perilaku hidup sehat. (Rel)





























































