TANJUNG, kontrasx.com – Salah satu syarat sebelum darah ditranfusikan pada pasien yang membutuhkan, darah tersebut sudah dipastikan dalam kondisi “aman”.
Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit Kesehatan Jiwa dan NAFZA Dinkes Tabalong, Rapolo Manik menjelaskan pengambilan darah dari pendonor hingga masuk ke kantong melalui beberapa tahapan.
“Ada tahapannya, mulai dari pengambilan darah sampai masuk ke kantong, di screening dulu, layak pakai apa tidak” tuturnya pada kontrasx.com, Kamis (05/11) diruang kerjanya.
Rapolo mengatakan, ketika darah ditransfusikan ke pasien juga dilakukan cross-check.
“Darah juga diuji, ada bahaya atau penyakitnya apa tidak” imbuhnya.
Menurutnya, darah yang disalurkan pada masyarakat yang butuh atau pasien hampir bisa dipastikan sudah aman.
“Kita ingin menyelamatkan, jangan sampai penyakitnya bertambah parah” tegasnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Tenaga Promosi Kesehatan RSUD H Badaruddin Kasim, Nurul Marfuah.
Nurul menuturkan, sebelum darah ditransfusikan ke pasien akan melewati screening terlebih dahulu untuk memeriksa apakah ada kandungan penyakit.
“Di RSUD ini ada 5 parameternya yakni HIV, Hepatitis B, Hepatitis C, Sipilis dan Malaria” rincinya.
Ia menyatakan proses pemeriksaan darah ini memakan waktu sekitar satu jam.
“Prosesnya sekitar 1 jam. Peralatan di RSUD sudah semakin canggih karena menggunakan metode Clia. Dari proses terinfeksi sampai muncul gejala lebih cepat terdeteksi” ungkapnya.
Nurul juga menegaskan kemungkinan ada penyakit tersebut yang lolos dari screening sangat kecil.
“Kemungkinannya sangat kecil karena ada masa inkubasi. Human error kemungkinannya juga kecil karena ada second personal check dan quality control juga” tandasnya.
Ia menambahkan terkadang ada juga hasil uji darah yang positif atau reaktif saat pemeriksaan.
“Kalau ada yang positif atau reaktif itu terjaring hasil pemeriksaan, maka darah tersebut akan dimusnahkan, dimasukkan ke insinerator” katanya.
Nurul menambahkan lama penyimpanan darah tergantung dari jenis kantong darah yang digunakan.
“Di kita (RSUD HBK) biasanya 28 hari” pungkasnya. (Boel)
































































