JAKARTA, kontrasx.com – Sinergi antara Kepolisian Republik Indonesia dan masyarakat sipil dalam menjaga ketertiban jalan raya memasuki babak baru. Bertempat di Gedung Korlantas Polri, Jakarta, Senkom Mitra Polri resmi memperkuat legalitas pengabdiannya melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis di bidang lalu lintas.
Penandatanganan bersejarah ini dilakukan langsung oleh Ketua Umum Senkom Mitra Polri, Dr. KP.H. Katno Hadi Mangunagoro, S.E., M.M., M.H., bersama Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. Langkah ini menjadi “payung hukum” bagi ribuan personel Senkom yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia.
Ada yang istimewa dalam PKS kali ini. Kakorlantas Polri secara tegas menginstruksikan jajarannya untuk melibatkan Senkom secara penuh dalam lima agenda besar operasi Korlantas setiap tahunnya.
“Senkom sudah pasti dilibatkan. Jadi Senkom nanti dilibatkan ya, Bapak Kabagops,” ujar Irjen Pol Agus Suryonugroho saat memberikan instruksi langsung di lokasi acara.
Kelima operasi tersebut meliputi:
- Operasi Keselamatan
- Operasi Ketupat (Mudik & Balik Lebaran)
- Operasi Patuh
- Operasi Zebra
- Operasi Natal dan Tahun Baru (Lilin)
Ketua Umum Senkom, Katno Hadi, menegaskan bahwa penandatanganan ini bukan sekadar formalitas, melainkan mandat untuk meningkatkan kualitas pelaporan di lapangan. Dengan adanya PKS ini, anggota Senkom memiliki landasan hukum yang kuat saat membantu Polri dalam pemantauan arus kendaraan, penanganan situasi darurat, hingga edukasi keselamatan berkendara.
“Kami akan terus mengedepankan profesionalisme dan komunikasi cepat dalam setiap pelaporan situasi di jalan raya. Sinergi di lapangan kini akan semakin solid dan terukur,” ungkap Katno Hadi penuh optimisme.
Pentingnya kerja sama ini tercermin dari hadirnya jajaran pejabat utama (PJU) Korlantas Polri, mulai dari Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Brigjen Prianto, Dirregident Brigjen Pol Wibowo, hingga jajaran Kabagops dan Kabagrenmin. Sementara dari pihak Senkom, tampak hadir jajaran pengurus pusat seperti Lukman Abdul Fatah, KBP (Purn) Supriyono, dan Wasekjen H. Aan Dwi Puantoro.
Melalui PKS ini, koordinasi antara Satlantas di tingkat daerah dengan anggota Senkom di wilayah diharapkan tidak lagi kaku. Pertukaran informasi real-time mengenai kemacetan, kecelakaan, maupun gangguan kamtibmas di jalan raya diharapkan mampu menekan angka kecelakaan nasional dan memperlancar arus logistik serta mobilisasi masyarakat.
Dengan ditekennya kerja sama ini, Senkom Mitra Polri membuktikan diri sebagai mitra strategis yang tak terpisahkan dari kepolisian dalam mewujudkan “Indonesia Tertib Bersatu, Keselamatan Nomor Satu.” (rel)






























































