Bupati : 50 Persen Petani Tabalong Masuk Usia Lansia
Tanjung, kontrasx.com – Usulan pembangunan masih didominasi oleh isu infrastruktur dan ketahanan pangan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun anggaran 2027 di Kecamatan Murung Pudak pada Kamis (29/1).
Camat Murung Pudak, H. Rony Saputra, memaparkan data terkini dari sistem SIPD bahwa terdapat total 234 usulan yang direncanakan untuk tahun 2026.
Usulan tersebut tersebar di 15 SKPD pengampu, dengan tiga dinas utama yang menjadi “primadona” aspirasi masyarakat, Dinas PUPR ada 87 usulan Disperkim 41 usulan.dan DKPPP ada 31 usulan.
“Ini menunjukkan bahwa usulan dari desa dan kelurahan masih menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur,” ujar H. Rony.
Ia merincikan bahwa Kelurahan Pembataan menjadi wilayah dengan usulan terbanyak (60 usulan), disusul Belimbing Raya (44) dan Kasiau Raya (43).
Selain infrastruktur, sektor pertanian di Murung Pudak dilaporkan keberhasilan panen raya jagung pakan di Desa Kasiau.
“Berdasarkan sistem ubinan, hasilnya mencapai 9 ton per hektar. Ini sangat menjanjikan! Kami berharap pemerintah daerah dapat membantu sisi pemasarannya agar petani semakin termotivasi,” tambah Rony.
Menanggapi laporan anak buahnya, Bupati Tabalong, Ir. H.M. Noor Rifani, mengingatkan dengan proyeksi anggaran tahun 2027 sebesar Rp2,3 Triliun, pemerintah harus bekerja ekstra ketat dalam menentukan Skala Super Prioritas.
Bupati mengapresiasi usulan infrastruktur yang masuk karena selaras dengan 7 program prioritas daerah. Namun, ia memberikan catatan khusus pada sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian 60% warga Tabalong.
“Saya prihatin, 50% petani kita sudah mendekati lansia. Siapa lagi yang meneruskan kalau bukan Petani Milenial?” tegas Bupati.
H Fani menekankan bahwa Musrenbang harus diarahkan untuk menarik minat generasi muda ke sawah melalui bantuan alat mesin pertanian (Alsintan).
“Anak muda sekarang tidak mau bertani pakai cangkul. Mereka ingin pakai traktor, menanam pakai mesin. Itu lebih efektif dan itulah yang harus kita fasilitasi melalui pengadaan jalan usaha tani dan alat modern,” pungkasnya. (na)






























































