TANJUNG, kontrasx.com – Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai kegiatan Bimbingan Pemustaka yang diselenggarakan oleh Bidang Layanan Perpustakaan dan Pengembangan Koleksi Dispersip Tabalong di ruang studio mini perpustakaan, Senin (15/6).
Kegiatan yang diikuti oleh puluhan pelajar dari SDN Haus Kecamatan Tanta ini bertujuan untuk mengenalkan dunia perpustakaan sejak dini sekaligus menumbuhkan minat baca dan budaya literasi di kalangan pelajar.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi menarik, di antaranya pengenalan perpustakaan, cara menjadi anggota perpustakaan, pengenalan berbagai jenis koleksi buku dan bahan pustaka, pemanfaatan Alat Permainan Edukasi (APE) yang tersedia di perpustakaan, serta pengenalan arsip dan koleksi kearsipan yang dimiliki oleh Dispersip Tabalong.
Tidak hanya mendapatkan penjelasan dari para pustakawan, para pelajar juga diajak berkeliling ke berbagai sudut layanan perpustakaan. Mereka tampak antusias saat melihat ribuan koleksi buku yang tersusun rapi di rak-rak perpustakaan.
Keceriaan makin terlihat ketika para siswa mencoba berbagai permainan edukatif yang tersedia dan berinteraksi langsung dengan petugas perpustakaan.
Banyak siswa mengaku baru pertama kali mengunjungi perpustakaan daerah dan merasa kagum dengan fasilitas yang tersedia.
Kepala Dispersip Tabalong, Hj Norhayati menyampaikan kegiatan Bimbingan Pemustaka merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan layanan perpustakaan kepada generasi muda sekaligus membangun budaya literasi sejak usia dini.
“Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi ruang belajar, bermain, dan berkreasi bagi masyarakat” ujarnya
“Melalui kegiatan Bimbingan Pemustaka ini, kami ingin mengenalkan berbagai layanan perpustakaan kepada anak-anak sehingga mereka merasa nyaman dan senang berkunjung ke perpustakaan” sambungnya.
Norhayati juga berharap kunjungan seperti ini dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan memberikan motivasi bagi para pelajar untuk lebih gemar membaca serta memanfaatkan fasilitas perpustakaan sebagai sarana belajar.
Sementara itu, Kepala Bidang Layanan Perpustakaan dan Pengembangan Koleksi Dispersip Tabalong, Subhan menjelaskan kegiatan Bimbingan Pemustaka dirancang secara interaktif agar peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenal layanan perpustakaan.
“Kami mengajak para siswa untuk mengenal perpustakaan secara menyeluruh, mulai dari keanggotaan, berbagai jenis koleksi, layanan yang tersedia, hingga pengenalan arsip daerah” jelasnya.
Menurutnya, para siswa juga dapat bermain sambil belajar melalui Alat Permainan Edukasi yang disediakan.
“Dengan cara ini, kami berharap anak-anak memiliki kesan positif terhadap perpustakaan dan menjadikannya sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar” terang Subhan.
Dispersip Tabalong pun berkomitmen meningkatkan kualitas layanan serta menumbuhkan budaya baca dan literasi di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda sebagai penerus pembangunan daerah. (Sm)

































































