H Fani : Kami orang lapangan sudah terbiasa menemui warga, mendengar keluhan dan asiprasinya
TANJUNG, kontrasx.com – Melihat kondisi daya beli masyarakat di desa, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabalong H Noor Rifani dan Habib Taufani Alkaf mengunjungi “pasar sejumput” atau pasar harian di desa Tantaringin RT 06 kecamatan Muara Harus.
Kehadiran pasangan nomor urut 3 ini pun disambut antusias pengunjung pasar yang di dominasi ibu-ibu. Tak sedikit juga warga datang menyapa dan mengajak pasangan ini bersalaman.
Calon Bupati Tabalong, H Noor Rifani menuturkan selain menjalin silaturahmi pihaknya turun ke pasar yang ada di desa Tantaringin guna berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus melihat perkembangan pasar.
“Kita ingin melihat perkembangan pasar sekarang ini seperti apa, bagaimana harga kebutuhan masyarakat serta Bagaimana daya beli masyarakat” bebernya pada kontrasx.com, Senin (07/10) disela kunjungan.
Pria yang akrab di sapa Haji Fani itu pun mengaku senang melihat respon dan antusias masyarakat untuk berinteraksi.
“Banyak masukan-masukan yang tidak tersampaikan secara formal dengan kunjungan ini bisa kita terima, tentunya ini sangat berharga ke depan dan mudah-mudahan apa yang disampaikan ini bisa kita akomodir apa-apa yang menjadi harapan masyarakat” jelasnya.
Meski pernah menduduki jabatan tinggi di pemerintahan Tabalong, ia mengaku tak alergi bersua dan berinteraksi dengan masyarakat di pasar.
“Kami orang lapangan, jadi sudah terbiasa berkomunikasi dengan masyarakat. Dengan langsung berinteraksi dengan masyarakat kita bisa mendengar langsung apa yang menjadi keluhan-keluhan dan apa yang menjadi aspirasinya” ujarnya sambil tersenyum.
Ia menegaskan apabila pasangan nomor 3 terpilih maka pihaknya akan terus turun ke pasar-pasar guna memastikan daya beli masyarakat.
“Kita bisa tahu bagaimana daya beli masyarakat, bagaimana keadaan penjual maupun pembeli dan tentunya hal ini merupakan kondisi yang sebenarnya terjadi di masyarakat” tukasnya.
Hal senada juga disampaikan calon Wakil Bupati Habib Taufani Alkaf.
“Dengan turun langsung ke pasar dan berkomunikasi dengan masyarakat kita bisa tahu dan mendengar langsung Bagaimana kondisi yang sesungguhnya” katanya.
Soal turun ke lapangan Habib Taufan menyatakan bahwa ini merupakan hal yang lumrah baginya karena saat menjabat sebagai anggota DPRD Tabalong dirinya pun kerap menyambangi masyarakat.
“Kita biasa di lapangan kalau di DPRD namanya ada Reses, kita turun ke lapangan untuk menyapa warga. Apa yang menjadi keluhan masyarakat di lapangan kita bisa tahu dan hal ini nantinya akan menjadi dasar untuk membenahi Tabalong ke depan supaya lebih baik lagi” tandasnya.
Sementara itu, pedagang sayur Hj Masita merasa senang lapak jualannya “kecipratan rezeki” karena dibeli pasangan nomor urut 3.
“Yang dibeli tadi ada terong, pisang, tomat dan pare, alhamdulillah” ucapnya bersyukur.
Warga desa Banyu Tajun ini pun menyatakan dukungannya pada H Fani dan siap memilihnya.
“Kita konsisten, walau ada tawaran lain tidak bakal ikut lagi” tandasnya.
Mukminah, pedagang gula merah dan pernik bumbu dapur yang sudah berjualan sejak pasar sejumput ini beroperasi pun turut senang jualannya dibeli H Fani.
“Ulun mendukung banar sidin ini becalon Bupati, urangnya ramah (Saya mendukung H Fani calon sebagai Bupati Tabalong, orangnya ramah)” kata nenek berusia 80 tahun ini lagi.
Hal yang sama juga diungkapkan Masni, pedagang sayur.
“Kalau sudah terpilih tolong pedang-pedagang kecil seperti kami-kami ini diperhatikan” ujarnya.
Pasangan nomor urut 3 juga bersilaturahmi dan menyambangi kediaman tokoh masyarakat desa Tantaringin.
Tokoh masyarakat desa Tantaringin, H Jarni pun menyatakan dukungannnya pada pasangan H Fani-Habib Taufan.
“Kita dukung beliau, orangnya masih muda, apalagi pasangannya adalah seorang Habib. Mudah-mudahan bisa terpilih” pungkasnya.
Dikesemapatan yang berbeda, pasangan calon Bupati Tabalong nomor urut 2, H Norhasani- Gusti Kadarusman juga turun langsung menyapa warga di pasar Mabuun.
Pasangan calon bupati H Marlan dan Murjani hari ini juga menggelar kampnaye di desa Kambitin, Belimbing Raya dan Tanta*






























































