TANJUNG, kontrasx.com – Terhitung sejak tahun 2019, nominal dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tahun 2025 ini yang terbesar digelontorkan untuk pembangunan Bumi Saraba Kawa.
Hal tersebut disampaikan Kabid Perencanaan, pengendalian, Evaluasi Pembangunan Daerah Bapperida Tabalong, Marpi’e.
“Sejak menangani CSR terhitung tahun 2019, ini yang nominalnya terbesar” ujarnya pada kontrasx.com, Senin (24/3).
Marpi’e membeberkan nominal CSR ini di dapat dari empat perusahaan yakni PT Adaro, SlS, BUMA dan PT PPA.
“CSR dari Adaro Rp 9.240.000.000, SIS Rp 3.100.000.000, dari BUMA Rp 2.007.000.000 dan dari PT PPA sekitar Rp 1.700.000.000. Total seluruhnya Rp 16.137.000.000” rincinya
Ia menegaskan CSR yang diterima Pemda bukan dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa kegiatan.
“Kita tidak menerima uangnya, tapi (diterima) dalam bentuk barang atau kegiatan” tandasnya.
Marpi’e menjelaskan terkait pemanfaatan CSR ini Pemda akan menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan pada pihak perusahaan.
“Apa yang dibutuhkan daerah kita sampaikan datanya, silakan CSR yang melakukannya” ujarnya.
“Yang jelas kita perlu sinkronisasi, jangan sampai overlap, kegiatan yang sama dibiayai oleh APBD dan CSR” sambungnya.
Ia menambahkan pihaknya pun sudah berkirim surat pada 19 perusahaan yang beroperasi di Tabalong agar turut berpartisipasi menyalurkan kegiatan CSR-nya. (Boel)































































perkenalkan, saya sujak imam dari wonosalam jombang jawatimur indonesia, berniat mencari informasi terkait pendanaan CSR. Mohon informasinya kepada kami, terimakasih