TANJUNG, kontrasx.com – Komunitas Street Punk Tanjung menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil dan makanan gratis bagi warga yang melintas di area Tugu Obor Tanjung, Mabu’un, Senin (24/3) petang.
Meski dipadang sebelah mata, para Punkers dengan dandanan nyetrik ini tetap peduli dengan sesama saat bulan suci Ramadan dengan membagikan takjil dan makanan gratis.
Turunnya puluhan anak Punk ke jalan menjadi pusat perhatian, namun disisi lain acara berbagi tersebut disambut positif pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.
Selama kegiatan berbagi, ada saja pengendara yang mendapatkan takjil mengucapkan terima kasih kepada para Punkers, bahkan warga sekitar pun tak segan meminta takjil pada mereka.
Salah satu Punkers, Sigit Sukamseno menyampaikan kegiatan kali ini ditujukan untuk berbagai dengan sesama di bulan suci Ramadan.
“Kita insan manusia juga ingin berbuat baik untuk sesama. Ini juga untuk menumbuhkan rasa sosial sesama manusia dan umat beragama” ujarnya, Senin (24/3).
Sigit menyebutkan makanan yang mereka bagikan mencapai ratusan bungkus.
“Total kita membagikan 100 kantong paket takjil, 100 paket lauk masak serta buah-buahan” sebutnya.
Ia pun menyampaikan untuk pelaksanaan ini dibiayai secara mandiri dengan cara kolektif.
“Biayanya berasal dari kolektif, ada hasil ngamen dan support dari kawan-kawan” ucapnya.
Ia menyatakan kegiatan ini bukan kali pertama mereka lakukan.
“Kegiatan seperti ini sudah ada di tahun-tahun sebelumnya, ini sudah menjadi agenda tahunan bagi komunitas Punk” katanya.
Sigit pun berharap melalui kegiatan ini bisa membantu warga maupun pengguna jalan berbuka puasa.
“Di bulan yang baik ini semoga kita semua bisa berlomba dalam melakukan hal baik dan menempatkan sisi kemanusiaan diatas segalanya. Insyaallah di tahun berikutnya gerakan kita terus ada dan semakin berlipat ganda” tukasnya.
Ia menambahkan dalam kegiatan ini pihaknya melibatkan puluhan Punkers tidak hanya dari Tabalong tapi ada juga dari luar pulau Kalimantan.
“20 orang yang terlibat, ada dari Tabalong, Amuntai, Ampah serta kawan-kawan dari pulau Jawa” pungkasnya. (Can)






























































