TANJUNG, kontrasx.com – Tak main-main, sampah yang dihasilkan warga Bumi Saraba Kawa yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bongkang mencapai 100 ton per hari.
Hal tersebut diakui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabalong, Slamet Riyadi.
“Sampah kita mencapai 100 ton per hari” ungkapnya pada kontrasx.com, Selasa (06/5).
Slamet mengatakan jumlah tersebut belum ada pemilihan antara sampah organik dan anorganik.
Ia menuturkan setelah sampah di timbang baru dilakukan pemilahan.
“Setelah dipilah yang organik dijadikan kompos dan anorganik untuk sementara di timbun” terangnya.
“Ke depan tidak seperti itu. Sampah yang sudah dipilah (anorganik) akan dimanfaatkan untuk bahan bakar pabrik semen” sambungnya.
Slamet menyebutkann nanti di tanggal 9 saat Gema Jalin (gerakan masyarakat jaga lingkungan) perusahaan semen di Seradang akan melakukan MoU dengan Pemkab Tabalong dalam rangka pembelian RDF atau sampah yang diolah untuk pabrik semen. (Boel)































































Apakah TPA Bongkang bisa didatangi siapa saja?