TANJUNG, kontrasx.com – Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani mengingatkan penerima Beasiswa Sarjana untuk menjalankan pendidikan dengan sungguh-sungguh di Institut Teknologi (IT) PLN.
Hal itu diungkapkannya lantaran keberadaan Perguruan Tinggi tersebut terletak di Jakarta dengan berbagai macam tantangan di luar kampus.
“Tantangannya bukan hanya di dunia pendidikan saja tetapi pergaulan juga. Pergaulan-pergaulan karena ini ibukota, harus hati-hati” wanti-wantinya.
“Tekad dan semangatnya harus kuat, jadi niatkan mulai sekarang bertekad untuk berhasil, kembali ke Tabalong untuk nantinya mengabdi” pintanya saat penandatanganan Pakta lntegritas penerima beasiswa pemuda Tabalong Smart di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Jum’at (25/7).
H Fani menyampaikan selain hal tersebut, ia juga meminta penerima beasiswa untuk belajar dengan tekun.
“Ini kesempatan emas, jangan di sia-siakan dan manfaatkan sebaik-baiknya serta belajar yang rajin. Ini langkah awal untuk merajut kesuksesan” ujarnya.
Ia menuturkan setidaknya ada puluhan pemuda yang akan menimba ilmu di IT PLN Jakarta.
“Ini luar biasa, 20 orang diberi kesempatan ke IT PLN” tuturnya.
Program beasiswa sarjana ini merupakan program sasaran prioritas Visi-Misi Tabalong.
“Program ini merupakan komitmen pemerintah Kabupaten Tabalong untuk menyiapkan generasi muda yang unggul, berdaya saing tinggi dan berkarakter” tegas H Fani.
Sementara itu, Rektor IT PLN, Prof Dr Ir Iwa Garniwa bersyukur jadi bagian untuk menciptakan sumber daya manusia Tabalong yang unggul.
“Kami bangga dan merasa terhormat menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan generasi muda yang unggul, smart, berintegritas dan siap membangun daerah” ucapnya.
Ia menyampaikan pihaknya berkomitmen tidak hanya menyediakan pendidikan berkualitas namun memberikan keterampilan bagi pemuda Tabalong.
“Kami IT PLN tidak hanya memberi ilmu saja tapi juga soft skill yang tujuannya mempunyai jiwa leadership, enterpreneurship dan adaptif. Jadi gunakan ini sebaiknya” ujarnya.
Ia juga menambahkan ditahun ini pihaknya akan mencari 132 mahasiswa terbaik yang akan direkrut langsung bekerja di PLN.
“Adik-adik harus berkompetisi untuk menjadi yang terbaik, dan nantinya bisa langsung menjadi pegawai PLN” pungkas Iwa. (Can)






























































