TANJUNG, kontrasx.com – Anggota DPRD Tabalong, Hj Sumiati mendorong Pemda untuk menggali potensi Pajak Asli Daerah (PAD) yang tidak memberatkan masyarakat kelas bawah.
Sumiati menjelaskan salah satu upaya yang bisa dilakukan yakni dengan membeli alat Incinerator, yakni alat untuk membakar atau memusnahkan limbah medis dan industri.
“Ini berpotensi besar meningkatkan PAD tanpa membebani masyarakat. (Biayanya) sekitar Rp 300 per kilogram, dikali sekian ton per bulannya. Kenapa peluang ini tidak kita tangkap” ujarnya pada kontrasx.com, Jum’at (05/9).
Politikus dari Dapil Utara ini menyatakan limbah medis dan industri terbilang banyak di Tabalong.
“Sampah medis di Tabalong banyak, ditambah tumbuhnya klinik-llinik. Daerah kita juga menjadi tujuan industri” bebernya.
“Klinik mengirim sampah medisnya ke Balikpapan, Rumah Sakit juga. Kabupaten tetangga juga ngirimnya ke Balikpapan. Kenapa kita tidak mengambil peluang ini. Kalau ada di tempat kita kenapa harus jauh-jauh” timpalnya
Sumiati menyebutkan usulan ini pun sudah mendapat sambutan positif dari SKPD terkait.
“Dari Dinkes audah mendapat sambutan baik dan alhamdulillah sudah ditindaklanjuti ke Kementerian. Kami juga sudah koordinasi” katanya.
Bahkan menurutnya Pemerintah Pusat akan memberikan alat Incinerator pada Kabupaten Tabalong.
“Insyaallah alat ini langsung diberikan oleh Pusat dengan dana APBN. Kita hanya menyiapkan lahan dan syarat lainnya apa harus lewat DLH, UPT, RSUD atau Dinkes” pungkasnya. (Boel)






























































