TANJUNG, kontrasx.com – Dua tahun terakhir, persisnya saat PT Air Minum Tabalong Bersinar (AMTB) Perseroda dipegang oleh Jelita Anggraini, keuntungan yang dibukukan PDAM naik drastis.
Meski dibayang-bayangi laba negatif dari akumulasi penyusutan aset terhitung dari tahun 2005 lalu dengan nominal mencapai Rp 20,6 Miliar, kinerja PDAM Tabalong di beberapa tahun terakhir patut diacungi jempol.
Plt Direktur Utama PT AMTB, Jelita Anggraini mengungkapkan terhitung tahun 2023 perusahaan air leding yang dipimpinnya sudah full cost recovery serta mendapat profit lebih dari Rp 7 miliar.
“Tahun 2024 ini kita kembali berhasil mendapat untung sekitar Rp 8,6 Miliar ” ujarnya pada kontrasx.com, Kamis (9/10).
Bahkan di triwulan tahun 2025, laba yang diperoleh PT AMTB naik hampir dua kali lipat.
“Triwulan tahun 2025 ini laba yang dibukukan sekitar Rp 16,7 Miliar, tapi belum dipotong pajak dan penyusutan” ujarnya.
Menurutnya dari keuntungan tersebut akumulasi laba negatif dari penyusutan aset bisa dibayar sekitar Rp 10 Miliar.
“Target kami tahun 2028 akumulasi laba negatif ini sudah habis dan bisa setor Deviden kepada Pemda” katanya.
Ia merincikan di PT AMTB penyertaan modal berasal dari Pemkab Tabalong dan Pemprov Kalsel.
Pemkab Tabalong menyertakan modal sebesar Rp 240.972.940.139 dan dari Pemprov Kalsel sebesar Rp 9.500.000.000. (Boel)






























































