TANJUNG, kontrasx.com – Meski tak sepanjang sebelumnya, antrian warga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Reguler Hikun terpantau cukup panjang.
Panjang antrian kendaraan roda dua yang ingin mengisi BBM lebih dri 100 meter, berjejer dua-dua di tepi jalan.
Petugas Administrasi SPBU Hikun, Naisya membeberkan antrian panjang di SPBU ini terjadi sejak tanggal 18 November tadi.
“Kami terkejut juga, antriannya panjang. Sampai hari ini antrian juga masih cukup panjang” terangnya pada kontrasx.com, Kamis (20/11) siang.
Ia menduga banyak masyarakat pengguna Pertalite yang beralih menggunakan Pertamax karena sempat ramai kejadian banyak kendaraan yang “brebet” setelah menggunakan Pertalite.
“Mungkin saat ramai pemberitaan banyak kendaraan yang brebet-brebet saat memakai Pertalite, banyak orang yang beralih menggunakan Pertamax” ujarnya.
“Sekarang ini memang permintaan Pertamax lebih banyak dari Pertalite. Kenaikannya sampai 50 persen” timpalnya.
Naisya menuturkan pasokan BBM pun tak seperti biasanya saat kondisi normal.
“Pasokan dibatasi, biasanya kita dapat 10 KL Pertamax, sekarang hanya 8 KL, ada pengurangan tapi cuma Pertamax. Kalau Pertalite aman-aman saja” jelasnya.
Menurutnya dalam kondisi normal, Pertamax baru habis sekitar dua hari.
“Saat kondisi normal, Pertamax dua hari baru habis. Sekarang cepat habis, setengah hari pun sudah ludes, baik Pertamax ataupun Pertalite” ujarnya.
Ia menyebutkan meski sudah habis BBM tidak bisa langsung dipesan.
“Kalau habis tidak bisa langsung pesan BBM datang, karena harus menunggu antrian lagi” imbuhnya.
Naisya mengatakan untuk hari ini BBM yang tersedia di SPBU Hikun hanya jenis Pertamax.
“Hari ini hanya ada Pertamax, kalau Pertalite kosong, kemarin sudah habis, nunggu pengantaran” tukasnya.
Ia pun mengatakan pihaknya sudah menyampaikan kondisi ini ke Pertamina.
“Sudah kita sampaikan, antrian panjang kita dokumentasikan sebagai bahan mereka” katanya.
Naisya pun berharap kondisi ini bisa kembali normal secepatnya. (Boel)






























































