TANJUNG, kontrasx.com – Bakesbangpol Tabalong menggelar Pendidikan Politik Bagi Masyarakat, Selasa (25/11).
Kegiatan yang dihadiri tokoh agama, tokoh adat dan forum masyarakat itu dilaksanakan di Emerald Lounge Pembataan.
Kepala Bakesbangpol Tabalong, Arbuansyah menyampaikan pendidikan politik menjadi instrumen kunci untuk membangun kemampuan masyarakat agar mampu menilai isu politik secara rasional, beretika, dan tetap dalam koridor persatuan.
“Di sinilah peran tokoh agama, tokoh adat dan forum masyarakat menjadi sangat penting. Sebab ketiga unsur ini merupakan pilar moral, sosial, dan budaya yang selama ini menjadi pembentuk karakter masyarakat Tabalong” ucapnya saat membacakan sambutan Bupati Tabalong.
Arbuansyah menuturkan sinergi antara ketiga unsur tersebut akan menghadirkan ekosistem politik yang sehat, politik yang mengedepankan nilai kejujuran, kebersamaan, toleransi, dan musyawarah untuk mufakat.
“Sebagai bagian dari upaya mewujudkan Tabalong SMaRT, Pemerintah Kabupaten Tabalong menempatkan stabilitas sosial dan ketahanan politik daerah sebagai fondasi utama pembangunan karena tanpa stabilitas, tidak akan ada ruang bagi pembangunan ekonomi, pengembangan pendidikan, maupun kemajuan sosial budaya” tuturnya.
Ia menyatakan pemerintah daerah terus memperkuat pendidikan politik berbasis nilai lokal dan etika sosial, agar masyarakat tidak hanya memahami mekanisme politik, tetapi juga menghayati pentingnya adab, kebijaksanaan, dan persaudaraan dalam kehidupan berdemokrasi.
“Kolaborasi multipihak yang melibatkan tokoh agama, adat, serta organisasi masyarakat untuk menjaga suasana kondusif, terutama dalam menghadapi isu-isu strategis daerah. Serta penguatan kesadaran demokrasi masyarakat melalui aktivitas sosialisasi, forum dialog, serta kegiatan edukatif seperti yang kita laksanakan hari ini” bebernya.
Ia pun menekankan bahwa pendidikan politik bukan untuk kepentingan kelompok tertentu, tetapi untuk meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat, sehingga mampu untuk berpikir kritis terhadap isu publik, bijak dalam bermedsos, menghargai perbedaan pendapat, serta aktif terlibat dalam pembangunan daerah.
“Ketahanan politik bukan hanya soal pemerintahan, tetapi tentang ketangguhan masyarakat dalam menghadapi perubahan politik tanpa kehilangan identitas, persatuan, dan nilai luhur budaya Tabalong” tegasnya.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap terbentuknya pemahaman politik yang sehat, inklusif, dan beretika di tengah masyarakat. Mari kita jaga Tabalong sebagai daerah yang damai, rukun, dan kuat secara sosial politik” pungkas Arbuansyah. (Can)






























































