Tanjung, kontrasx.com — Demi memastikan informasi kesehatan yang sampai ke masyarakat akurat, cepat, dan terpercaya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tabalong serius membekali pegawainya dengan ilmu Jurnalsitik.
Puluhan pegawai dari berbagai unit, termasuk Puskesmas hingga RSUD, mengikuti Pelatihan Jurnalistik yang membedah tuntas teknik penulisan berita, wawancara, penggunaan unsur 5W+1H, dan penyusunan press release pada Selasa (2/12) di Aula Besar Dinkes,
Pelatihan ini digelar sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kemampuan publikasi dan penyampaian informasi, menjadikan setiap pegawai kesehatan juga sebagai Humas dan komunikator yang bertanggung jawab.
Acara dibuka oleh Kasubag Perencanaan, Wahyu Albarokah yang menegaskan pergeseran tuntutan terhadap tenaga kesehatan saat ini.
“Pegawai kesehatan kini dituntut tidak hanya cakap dalam pelayanan, tetapi juga mampu menyampaikan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Informasi kesehatan yang disampaikan secara tepat merupakan bagian dari pelayanan publik,” ujar Wahyu.
Ketua Panitia, Doni Irmawan, menambahkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh perwakilan dari unit krusial seperti Puskesmas, Instalasi Farmasi, dan RSUD. Ia menekankan bahwa penguasaan dasar jurnalistik sangat penting dalam mendukung fungsi kehumasan internal dan memperkuat kualitas dokumentasi kegiatan.
Sebagai narasumber, Dinkes Tabalong menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tabalong yang mengutus Nur Ali dan Candra Bagus Santoso. Keduanya memberikan materi padat yang langsung diterapkan melalui praktik penulisan.
Peserta diajak memahami bagaimana merangkai fakta menjadi berita yang layak publikasi, mengasah kemampuan wawancara untuk mendapatkan data valid, dan menyusun rilis pers yang efektif.
Antusiasme peserta terlihat jelas dengan tingginya intensitas diskusi dan keaktifan mereka mengikuti simulasi lapangan.
Materi yang interaktif ini dinilai berhasil memperkaya pemahaman peserta mengenai urgensi penyampaian informasi publik yang akurat, cepat, dan mudah dipahami.
Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong berharap, melalui kegiatan ini, kualitas publikasi informasi kesehatan di seluruh unit pelayanan akan meningkat signifikan, sekaligus mendorong terciptanya pelayanan kesehatan yang lebih transparan dan informatif bagi masyarakat luas. (rel)






























































