TANJUNG, kontrasx.com – Pemukiman di Tabalong yang terdampak genang air makin meluas.
Penambahan jumlah pemukiman yang terdampak ini lantaran intensitas hujan masih tinggi sehingga membuat beberapa sungai meluap.
Kepala BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi menyampaikan tak hanya area jalan luapan air sungai ini juga merendam rumah warga.
“Ini luapan sungai Jaing dan Sungai Mangkusip akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan sejumlah rumah dan jalan terendam banjir setinggi 20 sampai 70 sentimeter” ujarnya pada kontrasx.com.
Haris menyebut pemukiman yang terdampak luapan sungai ini berada di kecamatan Tanta, Tanjung dan Murung Pudak.
“Kecamatan Tanta di Desa Tanta di RT 01, RT 02, RT 03, RT 04 dengan jumlah 88 KK, kemudian Mangkusip di RT 01 sampai RT 05 jumlah 38 KK terdampak serta di Komplek Balai Pangeran 6 rumah dengan 6 KK” sebutnya.
Selanjutnya, di Kecamatan Tanjung RT 04 Ujung Murung 83 KK terdampak.
“Untuk Kecamatan Murung Pudak, Komplek Maluyung 151 KK, RT 02 BSR 50 KK, RT 14 Komplek CPI 130 KK, RT 22 Linda Regency 8 ada 152 KK dan RT 01 ALFAZA 6 KK terdampak” ucapnya.
“Di jalan Pertamina 50 KK, Gang Makmbur 31 KK dan di jalan Rutan RT 05 ada 35 KK” timpalnya.
Ia membeberkan dalam penanganannya pihaknya sudah melakukan evakuasi terhadap kelompok rentan.
“Kemudian menyalurkan bantuan logistik, memfasilitasi dapur umum, melakukan pemantauan cuaca melalui BMKG, pantauan langsung muka air sungai Tabalong dan monitoring situasi dan kondisi melalui medsos dan media sarana lainnya” beber Haris.
Haris mengatakan untuk saat ini kondisi sungai jaing dan mangkusip mengalami penurunan.
“Sedangkan sungai Tabalong dalam status awas dengan kondisi normal” katanya. (Can)






























































