Tanjung, kontrasx.com – Hampir 99,9% kasus kanker serviks disebabkan oleh virus HPV. Berbeda dengan bakteri, virus tidak bisa mati dengan antibiotik. Senjata utamanya adalah kekebalan tubuh, dan proses vaksinasi inilah langkah pencegahan terbaik sebelum harus mengobati.
Hal tersebut diungkapkan Kepala BPOM di Tabalong, Taufiqurrohman, S.Si., M.A.B. Ketika memberikan sambutan pada acara pemberian vaksin Human Papilloma Virus (HPV) bagi ASN dan masyarakat umum di Wisma Tamu Pembataan pada Selasa (3/2).
Acara yang diikuti 160 orang peserta bukan hanya dari Tabalong tapi juga dari HSU dan Balangan ini merupakan bagian dari program nasional “Sejuta Vaksin” yang diinisiasi melalui kolaborasi apik antara KORPRI , BPOM, dan Dinas Kesehatan setempat.
Meski bertajuk “Sejuta Vaksin”, Taufiqurrohman menjelaskan bahwa angka tersebut adalah simbol harapan agar seluruh lapisan masyarakat, baik perempuan maupun laki-lakimembangun kesadaran dini terhadap bahaya HPV.
Menanggapi isu miring dan hoax terkait keamanan vaksin yang sering beredar di masyarakat, Taufiqurrohman memberikan jaminan tegas. Ia memastikan bahwa seluruh produk vaksin yang digunakan telah melewati pengawasan ketat dan memiliki izin edar resmi dari BPOM.
“Mulai dari pabrik hingga sampai ke tangan Bapak/Ibu, rantai dinginnya (cold chain) kami jaga sesuai standar. Jadi, tidak perlu ragu. Vaksin yang diberikan ini benar-benar lolos skrining dan tersertifikasi,” tambahnya saat sesi wawancara.
Meski diakui minat masyarakat yang ingin mendaftar jauh melampaui kuota tersebut. Hal ini menjadi sinyal positif bahwa kesadaran warga Tabalong mulai meningkat.
Menariknya, Taufiqurrohman juga meluruskan persepsi bahwa vaksin HPV hanya untuk perempuan. Faktanya, laki-laki pun perlu mendapatkan vaksinasi karena virus ini dapat menular melalui berbagai media, termasuk fasilitas umum seperti toilet.
Proses vaksinasi ini direncanakan akan dilakukan sebanyak tiga kali untuk hasil maksimal.
Ia berharaplangkah awal di Tabalong ini dapat diduplikasi oleh pemerintah daerah lain seperti HSU, HST, hingga Balangan..
Kegiatan yang juga bertepatan dengan momen HUT KORPRI ke-54, DWP ke-26, dan Badan POM ke-25 ini juga diharapkan menjadi kado kesehatan yang nyata bagi masyarakat Bumi Saraba Kawa. (rel)






























































