TANJUNG, kontrasx.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai melanda Kabupaten Tabalong.
Tercatat ada 3 lokasi kebakaran yang sudah ditangani BPBD Tabalong selama bulan Juli 2025.
Kalak BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi menyampaikan kebakaran ini terjadi di wilayah Utara, Selatan dan Tengah.
“Pertama di Karangan Putih dua kali terjadi kurang lebih 2 hektar terbakar, selanjutnya di Desa Tanta sedikit saja lahannya dan Mahe Pasar sekitar 1000 m²” ucapnya saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (29/7).
Haris menuturkan semua peristiwa ini melanda lahan bukan hutan.
“Iya, lahan” tuturnya.
Ia juga menyebut saat ini di Tabalong sudah terdeteksi kekeringan.
“Kekeringan sudah ada, ada permintaan air dari Jaing Hilir” sebutnya.
Meski begitu, saat ini Tabalong belum menetapkan status siaga darurat.
“Baru dua kabupaten yang menetapkan siaga darurat, dari data BMKG kita masuk di zona merah cuma ini titik panas bukan titik bakar” ujarnya.
“Kita menunggu arahan dari provinsi, ada dua tindakan preventif, itu rapat koordinasi dulu dengan beberapa unsur, kemudian ada keputusan siaga darurat baru apel kesiapsiagaan dan pendirian posko Karhutla” timpalnya.
Terkait sosialisasi ke masyarakat, pihaknya akan segera melaksanakan dalam waktu dekat.
“Secepatnya, pertama besok rencana sosialisasi kita sudah siapkan timnya ikut di acara Bupati Bunga Desa di Bumi Makmur Kecamatan Bintang Ara. Selanjutnya ke daerah-daerah berpotensi Karhutla seperti Upau, Muara Uya, Bintang Ara” ucapnya.
Haris mengatakan untuk peralatan penanganan Karhutla sudah siap.
“Peralatan insyaallah sudah siap, ada dua unit tangki baru juga kapasitas 4000” katanya.
Haris pun berharap kepada masyarakat agar segera melaporkan apabila melihat atau mengetahui ada kebakaran hutan dan lahan melalui emergency call BPBD Tabalong 0822-1010-7129. (Can)






























































