JAKARTA, kontrasx.com – Guna mempercepat pembangunan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Bumi Saraba Kawa khususnya penuntasan daerah lemah sinyal dan blankspot yang masih terdapat di sejumlah wilayah, Wakil Bupati Tabalong bersama Diskominfo melakukan koordinasi ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Rombongan pemkab Tabalong disambut oleh Staf Khusus Menteri bidang Komunikasi dan Politik Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital serta Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan lnformatika (BAKTI).
Dalam pertemuan ini dilakukan pencocokan data wilayah lemah sinyal antara Diskominfo Tabalong dan Komdigi, hasilnya terdapat 36 zona lemah sinyal.
Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, akses informasi masyarakat serta pengembangan ekonomi daerah.
Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf menyampaikan dengan upaya koordinasi ini Desa-Desa yang masih lemah sinyal ataupun blankspot dapat ditindaklanjuti.
“Hal ini bisa menjadi pertimbangan bagi Komdigi untuk dapat ditindaklanjuti dan dapat dilakukan penguatan Bandwidth bagi 7 Tower BTS yang sudah dibangun oleh BAKTI sejak tahun 2017 lalu” katanya, Senin (19/1).
Menurutnya upaya terpadu antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, Pemkab Tabalong optimis daerah lemah sinyal dapat dituntaskan secara bertahap demi mendukung pelayanan publik yang merata dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Tabalong, Eddy Suriyani menambahkan ada 15 Desa yang dapat menjadi pertimbangan untuk dibangunkan Tower BTS yang baru.
“Kita berharap kedepannya konektifitas di daerah terrpencil atau terluar juga mendapatkan akses telekomunikasi 4G dan internet yang baik” ujarnya.
Eddy menambahkan pihaknya juga mengusulkan pembangunan BTS dengan provider telekomunikasi di 14 titik prioritas.
“Langkah ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan konektivitas masyarakat sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di Tabalong” tukasnya.
Terpisah, pihak Komdigi berjanji akan menambah Bandwidth untuk Tower BTS BAKTI yang sudah ada di Tabalong.
Direktorat Akselerasi lnfrastruktur Digital akan melakukan koordinasi dengan provider telekomunikasi guna memperkuat jaringan di wilayah Tabalong.
Selain itu, Komdigi juga akan melakukan upgrade BTS serta penambahan kapasitas internet di titik akses milik BAKTI.
Kapasitas yang semula 2 mbps akan ditingkatkan menjadi 5 mbps dengan opsi peningkatan lebih lanjut melalui Satelit Satria Satu dimana saat ini terdapat 7 BTS Bakti Komdigi yang telah terpasang di Tabalong.
Diketahui, Bandwidth adalah kapasitas maksimum transfer data melalui jalur komunikasi dalam waktu tertentu, diukur dalam bit per detik (bps), yang menentukan seberapa banyak data dapat dikirim dan diterima secara bersamaan. (Rel)






























































