TANJUNG, kontrasx.com – Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani memaparkan sejumlah capaian kinerja pemerintahannya.
Pemaparan ini disampaikan dihadapan awak media saat ekspos liputan khusus Hari Jadi Kabupaten Tabalong ke-61 di kediaman Bupati, Sabtu (7/11) petang.
H Fani menyatakan pencapaian kinerja ini selaras dengan tema hari jadi ke-61 yakni SDM Unggul, Ekonomi Tumbuh dan Tabalong Tangguh.
“Indeks pembangunan manusia tahun 2025 meningkat 76,94 persen. Posisi kita masih rangking 1 kalau di urutan kabupaten se-provinsi Kalimantan Selatan” ujarnya.
Ia menuturkan IPM ini bakal terdongkrak kembali dengan hadirnya nanti Program Studi di Luar Kampus Utama Universitas Lambung Mangkurat (PSDKU ULM) tahun 2027.
“Ini supaya IPM kita melesat lebih dari posisi nomor 3” tuturnya.
Selanjutnya, kesejahteraan masyarakat juga menjadi perhatian dalam kepimpinannya dimana presentase penduduk miskin turun jadi 4,67 persen (2025) dari 5,77 persen (2023) atau sekitar 2,65 ribu warga keluar dari kemiskinan.
“Ini akan kita terus turunkan, saya yakin insyaallah tahun 2026 ini makin turun karena kita banyak membantu sektor-sektor ekonomi dari hulu sampai hilir kita kawal” ucapnya.
Ia menyebut selain pendidikan dan kesejahteraan, pihaknya memastikan masyarakatnya dalam kondisi sehat melalui berbagai program seperti UHC 100 persen, layanan home care serta asuransi tenaga kerja rentan.
“UHC kita sudah 99,87 persen dan siapapun orangnya apabila mempunyai KTP Tabalong pasti mendapatkan (layanan kesehatan). Selain itu ada asuransi tenaga kerja rentan sudah hampir 30 ribu kita siapkan. Lebih dari 23 ribu pasien dilayani homecare di rumahnya” sebutnya.
Ia pun menuturkan hingga tahun 2025 pengeluaran per kapita naik lebih dari delapan persen
“Lalu Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tumbuh menjadi 4,69 persen yaitu Rp 34,2 miliar” tutur H Fani.
H Fani pun membeberkan tantangan pihaknya kini adalah terkait pengangguran terbuka. Dimana tingkat pengangguran terbuka naik tipis menjadi 3,48 persen di tahun 2025.
“Inilah alasan kami serius menjalankan program 15 ribu tenaga terampil. Program ini bukan hanya sekedar melatih saja, kita juga melakukan MoU pemagangan dengan perusahaan-perusahaan ini untuk memberikan pengalaman kerja” bebernya.
Selanjutnya, untuk program prioritas yang sudah berjalan dengan baik seperti satu desa satu wifi, satu desa satu da’i, beasiswa seribu sarjana, mencetak 15.000 tenaga terampil, kredit Tabalong Smart 0 persen, bela tani (pendukung) dan Tabalong Tangguh meliputi Tabalong Pasti Sehat dan Jalan Jembatan Mantap.
Untuk satu desa satu wifi telah tercapai 100 persen di 121 desa, demikian pula untuk satu desa satu da’i sudah ada 131 santri.
Kemudian, beasiswa 1000 sarjana hingga saat ini sudah ada 576 mahasiswa, dari 15.000 tenaga terampil saat ini sudah mencapai 13.488 orang yang diberi pelatihan.
Untuk kredit Tabalong Smart 0 persen mencapai Rp 9,6 miliar, bela tani 106,7 ton dan Tabalong pasti sehat 99,87 persen serta jalan jembatan mantap mencapai 69 sampai 91 persen.
“Terimakasih atas kolaborasi sinergi kita semua dalam rangka mensukseskan Tabalong Smart, kami merasa sekali dukungan dan bantuan, informasi yang dilakukan oleh kawan-kawan (wartawan) semua sangat membantu baik dalam sisi akselerasi, perencanaan, pelaksanaan sampai hasil” pungkas H Fani. (Can)

































































