TANJUNG, kontrasx.com – Jelang Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tabalong, Bupati H Muhammad Noor Rifani menyampaikan tiga pesan utama yang selaras dengan tema Hari Jadi tahun ini; SDM Unggul, Ekonomi Tumbuh Tabalong Tangguh.
Pertama, kualitas manusia Tabalong yang terus meningkat, dimana Indeks Pembangunan Manusia mencapai 76,94.
“Data BPS menunjukkan fondasi kesejahteraan kita menguat. IPM naik dari 75,43 menjadi 76,94” jelas H Fani, Sabtu (07/11) petang di rumah jabatan Bupati.
Kedua, Ekonomi warga bergerak, kemiskinan turun ke 4,67 persen.
“Persentase penduduk miskin turun dari 5,77 menjadi 4,67 persen. Pengeluaran per kapita naik lebih dari delapan persen” bebernya.
“Namun saya juga ingin jujur, tingkat pengangguran terbuka naik tipis menjadi 3,48 persen. Inilah alasan kami serius menjalankan program 15 ribu tenaga terampil” timpalnya
Ketiga, Warga Tabalong semakin terlindungi, dimana 99,87 persen penduduk sudah dijamin layanan kesehatannya.
“Hampir seluruh warga sudah terjamin layanan kesehatannya melalui UHC” imbuhnya.
Orang nomor satu di Bumi Saraba Kawa ini juga menegaskan tema Hari Jadi ini bukan slogan kosong.
“Tujuh program prioritas kami bekerja menopang tiga pilar: manusia yang unggul, ekonomi yang tumbuh di tangan warga, dan daerah yang tangguh” tandasnya.
H Fani merincikan, pilar pertama adalah manusia. 221 SD dan 63 SMP sudah terhubung Wi-Fi, dan seluruh desa (121 desa) atau 100 persen sudah memiliki Wi-Fi di RTH SMART.
576 putra -putri daerah sudah menerima Beasiswa 1.000 Sarjana, dan 13.488 warga sudah mengikuti pelatihan keterampilan.
“Ini investasi jangka panjang agar warga Tabalong menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri” ujarnya.
Pilar kedua adalah ekonomi rakyat. Kredit Tabalong SMaRT tanpa bunga sudah tersalurkan 9,6 miliar rupiah kepada UMKM dan petani. “Melalui Bela Tani, lebih dari 106 ton beras petani kita beli. 60.000 potong seragam gratis kami salurkan untuk meringankan beban keluarga. Prinsipnya sederhana, belanja pemerintah harus berputar di tangan warga Tabalong sendiri” jelasnya.
Pilar ketiga adalah ketangguhan. Hampir seluruh warga (99,87 persen), sudah terlindungi jaminan kesehatan.
“Lebih dari 23 ribu pasien dilayani home care di rumahnya. Hampir 30 ribu pekerja rentan terlindungi Jamsosnaker” katanya.
“Konektivitas juga kami perkuat jalan dan jembatan terus dimantapkan, dan Bandara Warukin sedang disiapkan untuk rute Jakarta” sambungnya.
Meskipun demikian ia pun mengakui masih ada pekerjaan rumah: kemantapan jalan belum mencapai target tahun ini, penyaluran kredit nol persen baru sekitar separuh plafon, Tugu e-Library menunggu Anggaran Perubahan, dan pengangguran terbuka naik tipis.
“Semua ini akan kami percepat, dan kami terbuka terhadap masukan rekan-rekan pers” tegasnya. (Boel)
H Fani menambahkan, menuju 2027, pihaknya menyiapkan gerbang-gerbang baru.
Sarabakawa Water sudah diluncurkan. Uji alat bantu pendaratan Bandara Warukin berjalan lancar, dan rute Jakarta sedang disiapkan.
“Tim ULM sudah meninjau eks RS Usman Dundrung untuk PSDKU, dengan rencana penerimaan mahasiswa tahun 2027. Pada puncak Hari Jadi, 1 Desember, api Tugu Obor kami targetkan kembali menyala” pungkasnya. (Boel)
































































