TANJUNG, kontrasx.com – Festival Budaya Dayak Deah tahun 2026 ini resmi akan dilaksanakan pada 12 sampai 15 November 2026.
Pergelaran seni budaya tradisional dan kearifan lokal khas suku Dayak akan dilaksanakan di Pusat Kebudayaan Dayak Deah, Desa Pangelak, Kecamatan Upau.
Event tahunan yang jadi salah satu andalan destinasi wisata Tabalong akan menyungguhkan penampilan seni budaya diantaranya tarian tradisional Dayak, musik suara dari pedalaman, karnaval budaya, permainan tradisional, kerajinan tangan, pasar budaya hingga atraksi khas suku Dayak Deah yakni Naik Manau.
Kepala Adat Dayak Deah Kampung 10 Haruai-Upau, Rikit menyampaikan gelaran ini bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
“Tidak ada batasan, terbuka untuk masyarakat umum baik laki-laki maupun perempuan” ucapnya, Minggu (8/11).
Rikit menuturkan meski begitu para pengunjung diminta untuk menjaga ketertiban dan keamanan sepanjang kegiatan berlangsung.
“Untuk memastikan tempat mana saja yang boleh dan tidak untuk didatangi bisa mendatangi pusat informasi yang ada di lokasi” tuturnya.
Ia mengatakan rangkaian kegiatan dibuka secara resmi pada tanggal 12 November dengan prosesi adat penyerahan babat.
“Itu prosesi penyerahan dari panitia ke pemangku adat terkait penyelenggaraan kegiatan dari tugas hingga keamanan” katanya.
Sementara, Ketua Pelaksana, Sri Dwiarti menerangkan festival kali ini merupakan yang ke 10 dan tampil beda dengan melibatkan lebih banyak generasi muda.
“Kami melibatkan anak-anak muda, jadi ini sebagai upaya kami juga untuk regenerasi penerus kebudayaan Dayak Deah itu sendiri” terangnya.
Sri menyebut festival ini tak lain untuk melestarikan kebudayaan yang sudah lama ada sejak nenek moyang terdahulu.
“Kami berupaya untuk melestarikan budaya Dayak Deah yang sudah mulai tergerus oleh perkembangan zaman, sehingga melalui kegiatan ini kami ingin mengangkat kembali budaya yang sudah ada sejak lama” sebutnya.
Ia menyatakan selama 4 hari akan banyak penampil dan sunggah hiburan termasuk yang utama atraksi naik Manau dan penampilan musisi Dayak asal Kalimantan Timur, Alif Fakod.
“Untuk pertunjukan pada malam puncak dihadirkan guest star Alif Fakod yang akan tampil dengan memainkan alat musik Sape” ujarnya.
Selain sunggah hiburan, di sekitar area Festival Budaya Dayak Deah ini juga diramaikan dengan 16 stan lokal yang memamerkan beragam koleksi kerajinan tangan yang berbau adat khas Dayak Deah dan makanan kuliner.
“Melalui festival ini diharapkan dapat memberikan dampak terhadap ekonomi masyarakat, jadi UMKM bisa berkembang, kebudayaan Dayak Deah bisa lebih dikenal” ucapnya.
Ia mengatakan untuk kenyamanan pengunjung, pihaknya telah menyiapkan fasilitas homestay di rumah-rumah masyarakat sekitar.
“Kami sudah menyiapkan rumah warga yang bisa dimanfaatkan untuk homestay bagi pengunjung dari luar daerah yang ingin menginap bisa menghubungi kontak person 085821629581” kata Sri. (Can)
































































